Warga Kelurahan Bukit Batrem Indikasi Terkena DBD.

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

Warga Kelurahan Bukit Batrem Indikasi Terkena DBD.

Minggu, 04 Agustus 2019, 2:44 PM
Ketua RT 06 bersama warga saat gotong royong


Dumai( Pantaunews.co.id) Jumlah intensitas hujan di Dumai tidak terlalu tinggi,tapi wabah DBD ( Demam Berdarah Dengue) mulai menyerang beberapa masyarakat Dumai ,tepatnya di kelurahan bukit batrem di RT 06.

Ketua rukun tetangga 06 Kelurahan bukit batremKecamatan Dumai Timur Kota Dumai,Sugiyatno bersama warganya Minggu jam 8 pagi  4/8/2019 serentak mengadakan gotong royong guna membersihkan drenase yg tersumbat serta pembersihan  rumput- rumput yg tumbuh di pinggir jalan yg merupakan sarang dari nyamuk Pembawa Penyakit tersebut.


Dan lagi   kelihatan kotor tumbuhnya belukar atau rumput liar bibir jalan di RT 06 tersebut.

"Kami berharap masyarakat mengamalkan kebiasaan hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan". Ucap Sugiyatno kepada pantaunews.



Semua warga turun untuk berpartisipasi dalam  bergotong royong  guna mencegah merebaknya penyakit Menular tersebut.

Di informasikan Ketua Rt  06 bahwa Beberapa orang  warganya sudah terjangkit penyakit DBD ini.
" Ada beberapa warga yang sakit beberapa hari ini di antaranya anak anak". Tutur ketua RT 06 ini menjelaskan.

Juga pengakuan Salah seorang  warga Rt 06 bernama Ali  mengungkapan bahwa
Iya sangat kecewa karena lambatnya tindakan dari instansi  terkait akan penanganan penyakit dari nyamuk Aedes Aegyti  ini.



"karena sudah banyak warga yang  terkena DBD, sepatutnya Dinas yang berwenang menanggapi hal ini". Ucap ali tampak kesal akibat lambatnya penanganan untuk warga RT 06.

Beberapa nama  warga RT 06 ,tepatnya di Gang Mandiri yang sudah terkena wabah DBD dalah
Dapat 6 tahun
Atun 29 tahun
Jaki 11 tahun
Lia 9 tahun
Anggun 7 tahun
Dimana sebagian besar penyaki ini menyerang anak anak yang kondisi pertahanan tubuhnya masih lemah.

Seluruh  warga  di RT ini sangat berharap  penyemprotan / pengasapan( Fogging) nyamuk setiap bulannya dengan penggunaan Dosis obat yang tepat sehingga nyamuk benar benar mati dan minimal radium 140 meter dari rumah korban DBD tersebut.


Di informasikan warga juga bahwa pelaksanaan Fogging sudah lama tidak dilakukan pada daerah mereka yaitu di RT 06 dan RT 07 di
daerah Bukit Batrem ini.


Di samping pengasapan nyamuk warga juga mengeluhkan bahwa  masalah parit yang udah  sangat dakal Yang perlu dilakukan pengerokan kembali agar saluran air bisa mengalir lancar dan tidak menjadi sarang nyamuk.


Warga di dua RT tersebut sangat berharap Segera di lakukan pembersihan Drenase dengan cara pengerukan dengan peralatan Beko secepat mungkin.
Karena di situlah  sumber penyakit yang di bawa oleh nyamuk dengan bersarang dan berkembang biak dengan sempurna.


By : Erwin Komeng

TerPopuler