Diberikan Lahan Secara Gratis, 61 Tokoh Papua Usulkan Pembangunan Istana di Papua

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

Diberikan Lahan Secara Gratis, 61 Tokoh Papua Usulkan Pembangunan Istana di Papua

Rabu, 11 September 2019, 10:22 AM

Jakarta( PantauNews.co.id) - Presiden Jokowi menerima kunjungan 61 para tokoh Papua yang terdiri dari pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga mahasiswa ke Istana Negara (10/09/2019).

Dalam kunjungan tersebut para tokoh papua menyampaikan berbagai usulan dan aspirasi mereka langsung kepada Presiden Jokowi. Salah satu perbincangan tersebut adalah mengenai sumber daya manusia di papua dan Semua sepakat bahwa pembangunan sumber daya manusia begitu penting.

Dalam pertemuan tokoh adat Papua dengan Presiden Jokowi,saat itu juga dibincangkan masalah pembangunan istana presiden di papua. Dimana untuk lahan pembangunannya, sudah disiapkan dan disumbangkan oleh Abisai Rollo yang merupakan Ketua DPRD Jayapura seluas sepuluh Hektar secara gratis pada negara.

Presiden perlu berkantor di Papua, bukan sekadar perjalanan berkunjung ke Papua. Itu permintaan para tokoh Papua yang disampaikan Bapak Abisai Rollo dalam pertemuan di Istana Negara,
Karena itulah, mereka ingin Istana Presiden dibangun juga di Papua.

"Sehingga perjalanan Bapak Presiden ke Papua berubah dari berkunjung ke Papua menjadi berkantor di Papua,”Kata Abisai

Dalam usulan tersebut presiden jokowi menanggapi positif usulan dan masukan dari para Tokoh Papua tersebut.

"Jika lahan sudah ada, saya kira tidak ada kesulitan lagi. Kalau tak ada halangan, Insya Allah, tahun depan Istana Presiden mulai dibangun di Papua,"ucap Presiden Indonesia Ke 7 ini menanggapi usulan tersebut yang di kutip dari Media sosial miliknya.

Berkantor di Papua adalah satu dari sekian usulan dan aspirasi  para tokoh Papua. Selain itu, mereka juga menyampaikan usulan  lain di antaranya Revisi UU Otonomi Khusus Papua, pemekaran wilayah, pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua, dan penempatan putra Papua pada jabatan eselon satu dan dua di kementerian dan lembaga.

Sumber : Net.

TerPopuler