Halang Halangi Tugas Jurnalistik, Oknum PT PGN Usir Wartawan

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

Halang Halangi Tugas Jurnalistik, Oknum PT PGN Usir Wartawan

Senin, 23 September 2019, 6:38 PM


Dumai (PantauNews.co.id) - Petugas keamanan di PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Kota Dumai bertindak arogan kepada awak kuli tinta. Perilaku yang tidak menyenangkan ini, diduga menghalang-halangi tugas wartawan dalam melaksanakan profesi jurnalistik.

Perbuatan oknum PGN Dumai yang diduga melanggar UU Pers No.40 tahun 1999 ini, menimpa kepada dua awak media online,  Solihin dari clicknews.id & pantaunews.co.id dan Didin dari kabarrepublik.com , pada Senin (23/09).

Kejadian tersebut bermula, ketika kedua awak media mencoba mengkonfirmasi berita terkait penanaman pipa oleh PGN Dumai yang berkantor dan beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin (Ombak).

Namun, kedua awak media tersebut hanya dapat bertemu dengan petugas keamanan yang diketahui bernama Alfonso Rubi. Nama ini didapati setelah kedua awak media mencoba bertanya kepada petugas keamanan lainnya, yang juga sedang bertugas.

Solihin yang mencoba ingin bertemu dengan penanggung jawab proyek PGN Dumai, langsung dihadang dengan jawaban nada yang cukup tinggi oleh petugas yang mengaku bahwa dia yang bertanggung jawab di PGN Dumai.

Mencoba untuk menenangkan petugas keamanan tersebut, Didin kembali bertanya dengan petugas yang berjaga, apakah ia memang bisa menjawab pertanyaan kami dari awak media yang hadir. 

Kembali, nada yang tinggi dilontarkan petugas keamanan tersebut, tak ingin terlalu menggubris nada petugas ini, Didin kembali bertanya tentang daerah mana saja yang sudah ditanami pipa PGN. 

Petugas keamanan ini pun menjawab, pipa PGN baru ditanam disekitaran Kelurahan Dumai Timur. Lalu Didin pun, melanjutkan pertanyaan mengenai berapa panjang pipa yang sudah ditanam. 

Petugas keamanan ini, langsung bernada semakin tinggi. Ia mengatakan mengapa pula ditanyakan, hal itu kepada dia dan langsung mengusir awak media tersebut. 

Saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Taufik Barus, Humas PGN mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap para rekan sekantornya.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap kejadian ini," sampainya.

Penulis : Redaksi


TerPopuler