PLN Lakukan Pemeliharaan dan Pergantian KWH, Ini yang Harus Diketahui Pelanggan

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

PLN Lakukan Pemeliharaan dan Pergantian KWH, Ini yang Harus Diketahui Pelanggan

Kamis, 10 Oktober 2019, 9:16 PM

Bangkinang (PantauNews.co.id)- Mengingat pentingnya menjaga kesesuaian energi listrik (kwh) antara pelanggan dengan PLN dengan mengacu kepada resgiter yang terbaca pada alat ukur (kwh) meter yang ada pada persil pelanggan, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan melakukan pemeliharaan atau pergantian kwh.

Demikian dikatakan Manajer PT PLN (Persero) ULP Bangkinang Asmardi didampingi Koordinator GMTR Dani Surbakti kepada wartawan di Bangkinang, Kamis(10/10/2019).

Ia mengatakan, ini merupakan program rutin yang dilakukan PLN demi kenyamanan pelanggan. “Kita melakukan kwh yang sudah tua yang terdata. Kita ada target juga, misalnya adanya kwh yang buram maupun macet. ,” ujar Asmardi.

Oleh sebab itu ia mengingatkan masyarakat agar jangan sampai kaget jika ada petugas yang dating ke rumah pelanggan dengan menyampaikan adanya pergantian kwh. Dalam melakukan pekerjaan ini, PLN menggandeng pihak ketiga yaitu PT Generasi Muda Teknik Riau (GMTR) untuk melakukan pekerjaan ini. Petugas yang datang dilengkapi dengan identitas pengenal.

Dalam pelaksanaan pekerjaan ini GMTR mengerahkan 14 orang petugas dari PT GMTR. Ke-14 petugas itu adalah Dani Yantonius Surbakti sebagai koordinator, Nurul Ulfa (Admin HAR) dan anggota yaitu Nofizar, Edison, Syahril, Doni Gunawan, M Irhas Alfarisi, Rudiono Saragih, Triyanto, Mardiono,Delfianis, MeiriYadi, Syahrul, Rizki Ananda Saragih

Asmardi menegaskan, berkaitan dengan pekerjaan pemerilaharaan atau penggantian kwh meter ini tidak dipungut biaya dari pelanggan. “Seluruh desa di Kampar petugas akan masuk. Kalau di rumah pelanggan tidak terdata, namun kwhnya sudah macet atau buram silakan melapor ke PLN. Jadi pelanggan meminta bias,” terang Asmardi.

Adapun kriteria kwh meter yang dilakukan pemeliharaan atau pergantian adalah sebagai berikut:
a. kwh meter macet/ rusak (kwh meter pasca bayar)
b. kwh meter buram (kwh meter pasca bayar)
c. kwh meter display bank (kwh meter digital dan atau prabayar)
d. kwh meter dalam bangunan (kwh meter pasca dan prabayar)
e. kwh meter tinggi (kwh meter pasca dan prabayar)
f. kwh meter karena 1 (kwh meter prabayar produksi sebelum tahun 2014)
g. kwh meter tua (kwh pasca prabayar produksi sebelum tahun 2010)
h. dan beberapa merk kwh meter yang cenderung mengalami kerusakan.

Sumber : Goriau.com

TerPopuler