Chat 'Tembak Mati' Istri Gubernur Sumbar, DPP Gerindra: Andre itu Urat Takutnya Sudah Putus

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

Chat 'Tembak Mati' Istri Gubernur Sumbar, DPP Gerindra: Andre itu Urat Takutnya Sudah Putus

Selasa, 17 Desember 2019, 1:15 AM
Foto: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Jakarta (PantauNews.co.id) - Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bicara soal Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade yang merasa diancam terkait chat 'tembak mati' istri Gubernur Sumbar, Nevi Zuariana. Dasco mengatakan ancaman tersebut tak berpengaruh ke Andre.

"Oh Andre yang mau dibunuh? Andre itu urat takutnya sudah putus. Namanya anak Minang dari kecil makan rendang. Jadi nggak pengaruh itu," kata Dasco di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Ketika ditanya apakah ada inisiasi dari DPP Gerindra untuk melaporkan ancaman tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan, Dasco tak menjawab. Dasco justru mengatakan ancaman Nevi merupakan orang sedang galau.

"Kita anggap itu omongan orang sedang galau. Nggak apa-apa itu," ujarnya.

"Yang ngomonglah, kita anggap omongan orang galau biar saja," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, beredar screenshot percakapan di sebuah grup WhatsApp (WA) yang berisi pernyataan bernada ancaman yang dilontarkan oleh Nevi.

"Maunya apa sich andre itu laporan pak guspardi gaus krn datang tidak dilayani pemda sdg sibuk jangan ikut ikut kalau nggak ngerti masalah kelakuan andre ini buat jelek nama gerindra di sumbar kalau ada yang tembak mati andre di sumbar ibu nggak mau tanggung jawab banyak pendukung bapak di sumbar kasihan keluarga kalau andre kelakuan spt LSM begini. Padahal ang dewan terhormat," demikian tulis Nevi di grup WA bernama TF Politik Hukum Hankam A seperti yang dilihat, Minggu (15/12/2019). Nevi juga meminta admin grup itu mengeluarkan Andre dari grup.

Screenshot chat itu tersebar di kalangan netizen Sumbar, baik di sejumlah grup WA ataupun Facebook, sejak Sabtu (15/12). Tentu saja penyebaran chat ini membuat hangat suasana politik lokal. Sejumlah netizen membuat posting-an di akun medsosnya mengkritik kata-kata tersebut.

Nevi sudah dihubungi soal chat tersebut. Namun politikus PKS tersebut belum memberi pernyataan. "Bentar saya jawab, ya," ujar Nevi saat dihubungi Sabtu (14/12).

Sumber: Detik.com

TerPopuler