Aneh !! Mobil Ada, Auzar Seakan-akan 'Lari Lari' Kejaran Awak Media Terkait Pemberhentian Tiga Siswa

Aneh !! Mobil Ada, Auzar Seakan-akan 'Lari Lari' Kejaran Awak Media Terkait Pemberhentian Tiga Siswa

Kamis, 09 Januari 2020, 10:35 PM

Dumai (PanatuNews.co.id) – Pasca liburan sekolah yang memasuki hari keempat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), saat dimintai keterangan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri Binaan Khusus (SMAN Binsus) Dumai Auzar, masih sulit dijumpai.

Belum diperolehnya keterangan dari Kepsek SMAN Binsus Dumai sebagai perimbangan terkait pemberhentian tiga orang siswa pada tanggal 21 Oktober 2019 silam. Awak redaksi sebelumnya berusaha menghubungi kenomor selulernya, namun hingga saat ini Kamis (09/01/2020), Auzar seakan akan enggan memberikan keterangan dan seakan akan tidak mau dijumpai.

Awak redaksi mencoba menyambangi SMAN Binsus Dumai yang beralamat di Jalan Inpres, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Selatan, Auzar tidak menampakkan batang hidungnya. Informasi yang diperoleh Kamis (09/01/2020), sekitar pukul 14.15 WIB, Auzar baru memasuki gedung sekolah dengan menggunakan mobil jenis Suzuki Ertiga berwarna putih dengan nopol BM 1336 RN.

Saat ditanyai kepada para guru guru yang berada diruangan majelis, terlihat sebagian para pendidik yang sedang tidak memberikan mata pelajaran tersebut enggan memberitahukan keberadaan sang kepala sekolah.

Salah satu dari tiga siswa yang dikeluarkan, AL sampai saat ini belum mendapatkan kepastian untuk melanjutkan pendidikan. Awak redaksi yang merasa geram dan miris melihat tindak tanduk pihak SMAN Binsus Dumai, seakan acuh tak acuh perihal tersebut.

Mirisnya informasi yang diperoleh, pada sekitar sesudah satu minggu sejak pemberhentian tiga siswa tersebut, adanya dua orang siswa yang masuk melalui ‘jalur belakang’. Ketua Komite SMAN Binsus Dumai Yonfen Hendri, yang berhasil dikonfirmasi beberapa hari yang lalu membenarkan adanya dua siswa yang masuk ke SMAN Binsus Dumai.

“Saya ini baru menjadi Ketua Komite SMAN Binsus. Memang ada saya dengar dua orang siswa baru yang masuk. Kejadian tiga siswa tersebut terjadi saat masa transisi pergantian Ketua dan pengurus Komite SMAN Binsus Dumai,” ungkap Ketua Komite SMAN Binsus Dumai yang akrab disapa Ozon Toko Dasar tersebut.

Hal ini juga dibenarkan salah seorang dari beberapa majelis guru yang sedang berada diruangannya, saat awak redaksi mencoba menanyakan kembali perihal keberadaan sang Kepsek dan tiga anak yang diberhentikan.

“Ya memang benar pak, ada dua siswa baru yang masuk,” papar salah satu guru yang enggan dipublikasikan namanya.

Penulis: Erwin Komeng

Editor : Edriwan

TerPopuler