Bocah 10 Tahun Tewas di Kanal Pelindo Dumai, Warga: Ini Kejadian yang Ketiga Kalinya

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

Bocah 10 Tahun Tewas di Kanal Pelindo Dumai, Warga: Ini Kejadian yang Ketiga Kalinya

Kamis, 02 Januari 2020, 2:53 PM

Dumai (PantauNews.co.id) –  Waduk atau kanal dengan kedalaman sekitar tujuh meter milik PT Pelindo I Cabang Dumai di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kamis (02/01/2020) kembali menelan korban jiwa.

Bocah yang diperkirakaan berusia 10 tahun, warga Jalan Merdeka Baru Gang Ikhlas, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur merenggang nyawa pasca tenggelam dan sempat diselamatkan oleh warga setempat sekitar pukul 12.00 WIB.

Informasi yang terangkum, kejadian naas terjadi saat korban bersama teman temannya berenang di kanal tersebut. Korban sempat tenggelam dan menghilang sekitar satu jam, sehingga teman temannya langsung panik dan meminta pertolongan warga setempat.

Korban yang diduga masih duduk dibangku SD bernama Zidan, tewas setelah warga beserta Tim Basarnas ikut membantu pencarian dan sempat dibawa ke klinik terdekat. Warga yang mengetahui adanya anak tenggelam, langsung berduyun duyun mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).



Sebelum Tim Basarnas datang, korban sudah terlebih dahulu ditemukan serta sempat diselamatkan oleh warga setempat yang mengetahui ada anak yang tenggelam dan tiba tiba menghilang dari permukaan kanal.

Korban yang diduga masih bernyawa saat ditemukan dan langsung dibawa ke Klinik Bidan Messi di Jalan Sutomo. Tim Basarnas yang sudah berusaha memberikan pertolongan pertama, namun bocah anak kedua dati Yahya tersebut, tidak mampu bertahan dan  merenggang nyawa pasca tenggelam dalam waktu yang lama.

Informasi yang dari warga yang ikut menyaksikan penemuan korban, bahwa korban ditemukan dipinggir bibir kanal yang sudah sudah ditumbuhi rimbunan rerumputan. Diduga genangan air yang berlumpur dan memiliki arus yang kuat dibagian tengah tengah kanal.

Tim Basarnas Kapten Kapal Negara (KN) 218 yang dipimpin Leni Tadika, mengatakan saat mengetahui laporan masyarakat langsung turun kelokasi.

“Setelah ditemukan, korban kita berikan pertolongan pertama, namun setelah dilakukan cek di Klinik Bidan terdekat, korban sudah tidak bernyawa lagi,” papar Leni Tadika.

Kapten Kapal Negara (KN) 218 Badan SAR Nasional (Basarnas) Pekanbaru, Leni Tadika dilokasi kejadian mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya warga yang tenggelam di waduk, petugas langsung diturunkan ke lokasi.

Warga setempat mengungkapkan, bahwa kejadian di Kanal Pelindo Dumai ini telah memakan korban yang ketiga kalinya. Korban tewas pertama terjadi pada Februari 2014 silam dengan korbannya bernama Afdal (11) warga Jalan Tapian Nauli, Kelurahan Teluk Binjai, Dumai Timur  dan yang kedua korban berikutnya adalah Jack (9), warga Jalan Bintan, Kecamatan Dumai Kota.

Penulis: Erwin Komeng

Editor : Edriwan 

TerPopuler