Jelang Imlek di Meranti, 150 Kotak Buah Diamankan, Siapa Punya?

Jelang Imlek di Meranti, 150 Kotak Buah Diamankan, Siapa Punya?

Kamis, 23 Januari 2020, 1:48 AM

Meranti (PantauNews.co.id) – Sedikitnya 150 kotak buah jeruk Mandarin diamankan pihak berwajib. Anehnya yang diamankan hanya barang bukti dari Malaysia itu, sedangkan pemiliknya tak jelas, macam hantu.

Jeruk Mandarin itu diamankan Bea Cukai Selatpanjang dan Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang, Selasa (22/01/2020) pagi.

Buah dari Malaysia yang masuk secara “haram,” tidak ada dokumen resmi itu dirampas dari kapal lintas batas KM Maju Jaya.

Konon buah itu akan dipergunakan untuk kebutuhan Imlek di Kepulauan Meranti, namun ketika kapal bersandar di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang, belum sempat dibongkat sudah ketahuab petugas meskipun buah itu tersurut jauh di bawah dek kapal.

Kepala Kantor Bantu Bea Cukai Selatpanjang, Agus Supriyanto, hanya membenarkan pihaknya bersama Karantina telah melakukan pencegahan.

“Penindakan dilakukan karena impor tersebut tidak dilengkapi dokumen sesuai dengan ketentuan. Saat ini kita tunggu pihak importir melengkapi dokumen perizinan dari karantina,” kata Agus Supriyanto, tanpa mau menyebut siapa pemilik buah jeruk Mandarin itu.

Proses selanjutnya terhadap buah jeruk ini, Bea Cukai akan menyerahkan penindakan kepada Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang, Drh Abdul Aziz Nasution, mengatakan pengurusan surat itu tidak mungkin dilakukan. “Tidak mungkin bisa diurus surat karantinanya, palingan nanti kita bakar buahnya,” ujarnya.

Sebelumnya Karantina Selatpanjang tidak menampik jika pihaknya merasa kecolongan terhadap masuknya buah ilegal tersebut.

Sepekan menjelang perayaan Imlek, jeruk Mandarin asal negeri jiran dari berbagai jenis seperti, jeruk Lokam atau jeruk Honey Pingkan mulai membanjiri sejumlah pasar dan minimarket di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti.

Sumber: Riaukepri.com

TerPopuler