Objek Wisata Bahari Menjadi Pilihan Masyarakat, Pemko Dumai Kurang Tanggap

Objek Wisata Bahari Menjadi Pilihan Masyarakat, Pemko Dumai Kurang Tanggap

Kamis, 02 Januari 2020, 5:31 AM

Dumai (PantauNews.co.id) – Hari libur yang bertepatan dengan tahun baru 1 Januari 2020, objek pariwisata yang ada di Kota Dumai diserbu baik oleh pengunjung lokal maupun pengunjung luar dari daerah. Objek wisata bahari yang ada disepanjang pesisir pantai Dumai, menjadi pilihan untuk meluangkan masa liburan bagi para pengunjung.
Pantauan dilapangan awak redaksi, Rabu (01/01) disepanjang objek wisata pesisir pantai yang berada diwilayah Kecamatan Medang Kampai  Kota Dumai, terlihat ribuan kendaraan para pengunjung memadati disepanjang Jalan Arifin Ahmad (Jalan Lintas Dumai – Sei Pakning).
Kemacetan temporer yang terjadi disepanjang  jalan menuju objek wisata pantai, padatnya kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintasi jalan yang biasa jarang dilewati banyak kendaraan.
Destinasi objek wisata yang dikelola oleh sekelompok masyarakat tempatan ini, berada di Kecamatan Medang Kampai seperti, Pantai Pulai Punguk, Pantai Panorama Teluk Makmur, Pantai Puak Marina, Pantai Koneng, Pantai Bahtera Alam, Pantai Akasia dan Pantai Legenda Pelintung terlihat dipadati oleh para pengunjung untuk mengisi hari liburan bersama sanak dan keluarga.
Awak Redaksi mencoba menelusi jalan jalan yang berada dibibir pesisir pantai. Ternyata hanya banyak ditemukan daratan yang terkikis oleh abrasi, akibat tidak dipasangnya turap atau tanggung disepanjang bibir pantai.   
Terus, awak redaksi mencoba memantau satu persatu objek wisata yang dikelola oleh sekelompok masyarakat dengan dahsyatnya para pengunjung yang mendatangi objek wisata bahari tersebut. Potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai dari sektor pariwisata masih kurang terlirik oleh Pemerintah Kota Dumai.
Bervariasinya retribusi tiket masuk dan parkir ke lokasi objek wisata dengan nominal pungutan berbeda yang dikelola oleh sekelompok masyarakat secara manual, tentunya pasti ada timbul komplin dari pengunjung.
Kota Dumai, memang minim tempat objek hiburan bagi masyarakat. Pertumbuhan objek wisata bahari yang bertumbuh diwilayah Kecamatan Medang Kampai, Awak Redaksi beranggapan Pemko Dumai kurang tertarik atau tidak mampu membaca potensi peluang yang selama ini diswakelola oleh masyarakat tempatan.
Melihat semangat dan mampu membaca peluang oleh masyarakat tempatan dalam mengelola lokasi yang selama ini kurang mendapat perhatian Pemko Dumai ini, telah menjadi nilai tambahan dan peningkatan ekonomi masyarakat  tempatan.
Tidak dapat terhitung, berapa jumlah pengunjung dan kendaraan yang memarkirkan kendaraannya dilokasi objek wisata tersebut. Walaupun objek wisata tersebut dikunjungi tidak secara rutinitas, tetapi lonjakan pengunjung dan padatnya jalan yang dilintasi ribuan kendaraan ini membuktikan bahwa objek wisata bahari memiliki potensi daya tarik.
Setelah melihat padatnya, baik pengunjung lokal maupun pengunjung luar daerah yang datang berbondong bondong kelokasi objek wisata, Awak Redaksi beranggapan Pemerintah kurang tanggap petonsi tata letak strategis wilayah yang nantinya dapat memancing masyarakat luar daerah untuk datang dan berkunjung ke Kota Dumai.
Pertanyaan, apakah Pemko Dumai tidak tertarik untuk mengembangkan sebuah destinasi wisata alam yang sudah dipelopori masyarakat tempatan tersebut?
Apakah dengan pergantian Walikota Dumai pada Pilkada 2020 nanti, akan ada gagasan dan dobrakan melirik sektor potensi wisata yang ada di Kota Dumai?
Ditulis oleh : Edriwan
Pemimpin Redaksi PantauNews.co.id

TerPopuler