Selain Menjabat Kepala SMAN Binsus Dumai, Auzar Juga Kepala SMK Migas

Media Informasi Publik Memantau dan Menyampaikan Dengan Data dan Fakta.

Selain Menjabat Kepala SMAN Binsus Dumai, Auzar Juga Kepala SMK Migas

Kamis, 09 Januari 2020, 11:54 PM
Lokasi SMK Migas Dumai (Foto: Erwin Komeng)
Dumai (PantauNews.co.id) – Sekolah Menengah Atas Negeri Binaan Khusus (SMAN Binsus) Dumai yang dikepalai oleh Auzar semenjak awal tahun 2018 silam pasca dimutasi dari Sekolah Menegah Atas Negeri 1 Dumai ini terkesan alegi kepada awak media. Pribadi yang tertutup, Auzar lumayan sulit dijumpai dan bahkan sering tidak berada di SMAN Binsus Dumai.

Terkait dengan pemberitaan sebelumnya, Auzar masih terkesan tertutup dan enggan memberikan klarifikasi dan hak jawabnya. Informasi yang diperoleh, Auzar yang memiliki profesi tambahan di salah satu SMK swasta yang ada di Kota Dumai ini membuat dirinya jarang berada ditempat.

Sebagai Aparatur Negeri Sipil (ASN), rangkap jabatan didua sekolah yang berbeda ini membuat Auzar jarang ditempat dan ditemui. Secara kinerja otomotis, Auzar sudah melanggar kewajiban dan tugas pokok sebagai pelayan publik yang menerima gaji dari negara.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Cabang Dumai Dinas Pendidikan Provinsi Riau H Basrial, adanya rangkap jabatan yang dilakukan oleh Auzar. Basrial sempat menegur, namun Auzar masih bersikeras untuk tetap bertahan sebagai Kepala Sekolah Menegah Kejuruan Migas Dumai.

“Saya sudah sempat menegurnya,namun ia tetap saja bersikeras tetap menjabat sebagai Kepala SMK Migas Dumai,” ungkap Basrial, beberapa waktu sempat dikonfirmasi.

Auzar yang akan beberapa tahun lagi memasuki masa pensiun ini, seakan akan tidak memberikan contoh yang baik kepada bawahannya. Secara regulasi, Auzar tidak dibenarkan rangkap jabatan sebagai kepala sekolah. Namun dugaan klasik, Auzar beranggapan ini tidak akan menjadi permukaan dipublik.

Salah satu mantan kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan bahwa tindakan Auzar akan berpengaruh kepada kinerjanya.

“Tidak ada aturan yang memperbolehkan seorang kepala sekolah menjabat lebih dari satu sekolah. Namun mungkin dugaan, Auzar melaporkan Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik) dirinya di SMK Migas sebagai guru tidak tetap,” pungkasnya, Kamis (09/01/2020).

Penulis: Aan Heru Saputra

Editor : Edriwan

TerPopuler